Tugas 2 softskill - Pengantar Bisnis Informatika (Aspek Pemasaran PT Gudang Garam Tbk)



BAB I
PENDAHULUAN

1.1     Latar Belakang
          Perkembangan industri rokok saat ini sangatlah pesat sehingga persaingan perdagangan menjadi sangat ketat. Hal ini menyebabkan produsen harus memiliki strategi yang mumpuni untuk mendapatkan pasarnya sendiri. Salah satunya PT Gudang Garam Tbk yang sudah beroperasi dari tahun 1958 ini. Sebagai salah satu produsen terbesar di Indonesia, PT Gudang Garam Tbk juga tetap harus menghadapi persaingan bisnis ini. Persaingan ketat yang dihadapi PT Gudang Garam Tbk adalah dari produsen rokok yang lain yaitu seperti PT HM Sampoerna. Pemenuhan kebutuhan dan kepuasan konsumen menjadi prioritas utama dari industri rokok, hal itu tentunya adalah keberhasilan dari produk yang ditawarkan sampai aspek pemasaran yang ada di perusahaan.
1.2     Tujuan Penulisan
1.    Mengetahui tentang produk PT Gudang Garam Tbk
2.    Menganalisis situasi pasar dan pesaing
3.    Mengetahui strategi dan media promosi
4.    Memberi komentar mengenai aspek-aspek yang dibahas di dalam makalah ini sebagai langkah awal dalam mengembangkan rencana bisnis di bidang informatika
1.3     Pembatasan Materi
          Mengenai materi aspek pemasaran ini supaya pembahasannya lebih terarah maka makalah ini hanya membahas tentang beberapa aspek yaitu :
1. Spesikasi produk/jasa
2. Segmentasi produk/jasa
3. Analisis situasi pasar(sesuai produk/jasa yang ditawarkan)
4. Analisis pesaing(sesuai produk/jasa yang ditawarkan)
5. Strategi promosi
6. Media promosi berbasis TI

BAB II
PEMBAHASAN

2.1     Profil Perusahaan
PT. Gudang Garam Tbk. merupakan salah satu produsen rokok kretek terkemuka yang menguasai pangsa pasar terbesar di Indonesia, memproduksi lebih dari 70 miliar batang rokok pada tahun 2001 dan dikenal sebagai produsen rokok kretek yang bermutu tinggi. Dilihat dari asset yang dimiliki, nilai penjualan, pembayaran pita cukai dan pajak kepada Pemerintah Indonesia serta jumlah karyawan, PT Gudang Garam Tbk merupakan perusahaan terbesar dalam industri rokok kretek di Indonesia. PT Gudang Garam Tbk telah mencatatkan sebagian saham-sahamnya di lantai bursa.
Perjuangan PT Gudang Garam Tbk hingga mencapai sukses seperti sekarang ini dimulai sejak tahun 1958. Pada tanggal 26 Juni 1958, Bapak Surya Wonowidjojo memulai usaha membuat rokok kretek dengan merek dagang "Gudang Garam" dengan bercirikan industri rumah tangga yang hanya menggunakan alat tradisional sederhana. Pada saat itu jumlah tenaga kerjanya hanya sekitar 50 orang dan menempati lahan sewaan seluas 1000 m2 yang berlokasi di jalan Semampir II/1 Kediri. Gudang Garam memulai produksi perdananya, berupa Sigaret kretek Klobot (SKL) dan Sigaret Kretek Tangan (SKT), dengan hasil produksi hanya sekitar 50 juta batang pada tahun 1958. Pada mulanya pemasaran hasil produksi hanya meliputi sekitar daerah Kediri (Karesidenan Kediri). Setelah menjalankan usaha selama 10 tahun Gudang Garam menjadi semakin terkenal sehingga pendirinya mempertimbangkan untuk memperluas usaha. Pada tahun 1969, perusahaan beralih status menjadi sebuah Firma guna mengikuti perkembangan dunia usaha. Gudang Garam juga mendapat dukungan dari BNI 1946 untuk memenuhi kebutuhan modal kerja yang berawal dari hanya jumlah jutaan rupiah hingga menjadi milyaran rupiah. Kemudian pada tahun 1971, status perusahaan berubah menjadi Perseroan Terbatas (PT) dan mendapatkan fasilitas PMDN. Dengan status Perseroan Terbatas, PT. Perusahaan Rokok Tjap Gudang Garam semakin berkembang, baik dari segi kualitas produksi, menejemen maupun teknologi, sehingga pada tahun 1979 mulai memproduksi Sigaret Kretek Mesin (SKM). Produksi sigaret kretek mesin ini tidak merubah sifat PT. Gudang Garam sebagai perusahaan yang menganut sistem padat karya, bahkan semakin memperluas kesempatan kerja. Pada tahun 1985, Bapak Surya Wonowidjojo wafat dengan meninggalkan kenangan indah kepada seluruh karyawan. Saat itu justru persaingan di industri rokok semakin ketat, dengan kondisi demikian perusahaan harus berjuang demi kelestarian perusahaan dan kesejahteraan karyawan yang merupakan cita-cita beliau. Untuk memperkuat struktur permodalan dan posisi keuangan perusahaan, maka pada tahun 1990 PT. Gudang Garam melakukan penawaran umum untuk menjual sebagian saham perusahaan kepada masyarakat melalui bursa effek. Pada tahun 1991, perusahaan mengembangkan usaha di bidang kertas industri melalui PT Surya Pamenang, berkedudukan di Kediri. Prosentase pemilikan saham PT Gudang Garam Tbk. pada PT Surya Pamenang saat ini adalah 100% kurang 1 (satu) saham. Salah satu tujuan pengembangan bidang usaha ini adalah untuk menjamin kesinambungan akan pasok bahan pengepakan bermutu tinggi, yang sebelumnya kebutuhan bahan pengepakan berkualitas tertentu masih harus diimpor. PT Surya Pamenang akan ikut serta memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia dan di luar negeri di samping juga untuk memenuhi kebutuhan kertas kemasan PT Gudang Garam Tbk. sendiri.


2.2     Spesifikasi Produk / Jasa
1)   Produk Dalam Negeri
A.   Sigaret Kretek Klobot Manis

Rokok yang pertama diproduksi oleh Gudang Garam. Kekhasan racikan tembakau dan cengkeh yang asli dengan balutan kulit jagung tetap dipertahankan sebagai symbol sejarah kretek asli Indonesia. Saat ini, Rokok Klobot ditawarkan dalam 2 pilihan rasa yaitu Manis dan Tawar. Tersedia dalam kemasan 6 batang.


B.   GG Merah King Size (Soft Pack)

Rokok kretek buatan tangandengan volume penjualan terbesardan dipasarkan ke seluruh pelosok Indonesia. Racikan cenkeh dan tembakau pilihannya menciptakanrasa dan aroma yang khas untukrokok di kelasnya.Dikenal dengan nama Gudang Garam Merah,merek rokok ini tersedia dalam pilihan kemasan 12 dan 16 batang.Bungkusnya yang terbuat darikertas tebal atau tipis jugadisesuaikan dengan kebutuhanpasar masing-masing. Rokok inimemang sengaja diciptakan bagiperokok yang dapat menghargai kenikmatan merokok dengan citarasa kretek asli Indonesia.

C.   Taman Sriwendari Lurik

Rokok kretek buatan tangan yang satu ini adalah produksi khas Gudang Garam yang memiliki bentuk batang rokok dan kemasan yang unik. Walaupun tidak menyandang nama Gudang Garam pada mereknya, tetapi rasa dan aroma khas Gudang Garam tetap terasa pada setiap hisapannya.


D.   GG Spesial de Luxe

Rokok kretek ini merupakan cerminan kualitas premium hasilciptaan tangan manusia yangdipasarkan untuk memenuhi seleradan kebutuhan perokoknya.Kemasan berwarna emas denganisi 16 batang mempertegas tampilan eksklusif dari rokok ini.

E.   GG Filter International Merah

Rokok kretek filter ini adalah rokok dengan penjualan tertinggi dibandingkan rokok kretek manapun di dunia. Merek rokok yang paling popular ini, layak dianggap sebagai bukti keunggulan rokok kretek khas Gudang Garam bagi perokoknya. Kekuatan dan kemantapan rasa dan aromanya, hasil olahan para ahli dengan bahan baku pilihan menyatu dengan kepribadian Gudang Garam International, yaitu Pria Punya Selera. Sesuai dengan ide awalnya pembuatannya, rokok ini memang diperuntukkan bagi pria sejati, berkepribadian kuat, modern dan mengerti arti kenikmatan merokok yang sesungguhnya. Tersedia dalam kemasan 12 batang dan 50 batang.


F.    GG Filter Surya.12&16

adalah merek rokok filter premium Gudang Garam yang paling sukses di kelasnya. Citra eksklusif Surya 16 merupakan pencerminan nyata dari sebuah kualitas bahan baku yang excellent, keahlian meracik tingkat tinggi, prestige dan kenikmatan merokok yang tiada duanya. Tersedia dalam kemasan 12,16,dan 50 batang.

2)   Produk Luar Negeri
A.    Sigaret Kretek Klobot Manis
5 Batang - Dipasarkan di Jepang
GG Filter International Merah
12 Batang - Dipasarkan di Singapore, Malaysia, Brunei Darusalam, Jepang Taiwan, Korea Selatan, India, Saudi Arabia, Inggris, Jerman dan Belanda.
B.   GG Filter Light
16 Batang – Dipasarkan di Jepang.
C.   GG Filter Surya
16 Batang – Dipasarkan di Malaysia, Lengkawi, Brunei Darusalam, Korea Selatan dan Saudi Arabia.
D.   GG Filter Surya Profesional
16 Batang - Dipasarkan di Singapore, Malaysia, Lengkawi, Brunei Darusalam, Taiwan, Korea Selatan, Saudi Arabia, Perancis, Jerman dan Belanda.


2.3     Segmentasi Produk / Jasa
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Segmentasi pasar juga dapat diartikan sebagai proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisis perbedaan antara pembeli di pasar.
Dalam penetapan segmentasi pasar, terdapat beberapa hal yang menjadi dasarnya yaitu:
1)   Segmentasi Geografi : PT. Gudang Garam Tbk tidak membedakan atau membagi wilayah, Seluruh Indonesia terdistribusikan produk – produk dari PT. Gudang Garam Tbk, kecuali wilayah yang tidak berpenghuni atau wilayah yang masih sepi penduduk.
2)   Segmentasi Demografi : Produk PT. Gudang Garam Tbk diperuntukkan untuk siapapun baik lelaki maupun perempuan yang sudah berumur diatas 17 tahun.
3)   Segmentasi Psikologis : Produk PT. Gudang Garam Tbk diperuntukan untuk siapapun yang menerima resiko penggunaannya.

2.4     Analisis Situasi Pasar (sesuai produk/jasa yang ditawarkan)
Saat ini rokok adalah salah satu barang yang tingkat penjualannya sangat tinggi di Indonesia. Dengan harga yang relatif murah, konsumen dapat membeli produk – produk rokok dengan mudah. Pangsa pasar yang sangat besar di Indonesia juga merupakan salah satu peluang yang sangat menjanjikan agar produk laku di pasaran. PT Gudang Garam Tbk juga mampu melihat dan menganalisa karakter konsumen di Indonesia khususnya konsumen yang berumur 18 – 50 sehingga produk mudah terjual dan tepat sasaran. Keputusan harga dipengaruhi oleh desain produk, saluran distribusi dan promosi. Perusahaan juga memberikan pilihan berbagai macam produk agar konsumen dapat memilih masing-masing rasa atau kualitas produk itu sendiri.


2.5     Analisis Pesaing (sesuai produk/jasa yang ditawarkan)
Beberapa perusahaan rokok ramai memainkan perannya dalam merebut pasar rokok rendah tar. Dimulai dari perusahaan rokok Sampoerna dengan A-Mild, Djarum dengan LA, Bentoel dengan Star-Mild, Wismilak-Light, ditambah lagi dengan masuknya para pemain baru di industry pasar rokok mild.

2.6     Strategi Promosi
Dalam penerapan strategi promosi, perusahaan menggunakan dua kegiatan promosi melalui media periklanan (advertising), penyebaran pamflet, brosur, dan stiker. Kegiatan promosi yang kedua melalui personal selling untuk memperkenalkan produk rokok Gudang Garam International secara langsung kepada konsumen. Dengan penggunaan kegiatan promosi melalui personal selling perusahaan dapat lebih dekat dengan konsumen dan dapat secara langsung mengetahui kebutuhan serta keinginan konsumen.
Penggunaan kedua kegiatan promosi dalam hal ini disebabkan karena kegiatan tersebut dapat meminimalisasi biaya dan produk yang dipromosikan dapat tepat sasaran. Selain itu perusahaan lebih dapat mengontrol kebutuhan konsumen. Sehingga perusahaan dalam mencapai tujuan untuk meningkatkan penjualannya dapat tercapai.

2.7     Media Promosi Berbasis TI

(Gambar: Contoh Promosi Produk PT Gudang Garam Tbk)

Media TI yang digunakan PT. Gudang Garam Tbk dalam mempromosikan produknya adalah sebagai berikut :
1)   Media Cetak
Media cetak adalah salah satu cara mempromosikan suatu produk dengan kepastian yang cukup besar dikarenakan dapat menampung iklan dengan waktu yang relatif lama dibandingkan dengan iklan pada televise ataupun radio.
2)   Televisi
Semua masyarakat saat ini paling tidak memiliki satu televise di rumahnya,hal ini sangat berdampak bagi produsen yang ingin mempromosikan produknya dengan cepat dan akurat.
3)   Media Online/Digital
Dengan adanya smartphone saat ini, mempromosikan suatu produk dengan melalu media online atau digital menjadi sangat mudah. PT Gudang Garam Tbk mempromosikan melalui iklan di internet maupun aplikasi pada smartphone. Juga memiliki
www.gudanggaramtbk.com sebagai situs resmi sekaligus media promosi produk perusahaan.



BAB III
(KOMENTAR)
          Marketing mix atau bauran pemasaran memiliki 4 unsur yaitu : produk, price, promosi dan place. Salah satu strategi yang berperan penting adalah kebijakan harga, dimana dengan penetepan harga yang tepat sesuai dengan target marketnya, diharapkan tingkat penjualan produk perusahaan dapat meningkat dan bersaing dengan produk lain yang sejenis. Usaha untuk mempertahankan atau bahkan meningkatkan volume penjualan ini dapat juga ditempuh perusahaan dengan cara melakukan promosi. Tujuan dari promosi adalah menumbuhkan stimulasi atau ransangan dan image pada orang terhadap produk yang bersangkutan.
Perusahaan di dalam memproduksi suatu produk supaya laku di pasaran, perlu melakukan peninjauan terhadap situasi pasar sehingga produk yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Pemilihan saluran distribusi juga ikut berperan dalam memperluas pasar sasaran atau target market dikarenakan semakin luas jaringan distribusi semakin banyak pula konsumen yang dapat diraih oleh perusahaan. Semakin banyaknya perusahaan yang sejenis, perusahaan akan tertantang menghadapi persaingan dalam memasarkan produknya maka perusahaan perlu memperhatikan salah satunya adalah harga produk. Hal ini dapat dilakukan dengan cara perbaikan perubahan harga. Keputusan harga dipengruhi oleh desain produk, saluran distribusi dan promosi.


DAFTAR PUSTAKA

·         http://www.gudanggaramtbk.com/


Komentar

Postingan Populer