Metada dan Web Content
METADA DAN WEB CONTENT
Metadata adalah informasi terstruktur yang mendeskripsikan, menjelaskan, menemukan, atau setidaknya menjadikan suatu informasi mudah untuk ditemukan kembali, digunakan, atau dikelola. Definisi metadata secara sederhana dapat diartikan/sebagai data tentang data (data about data) atau informasi tentang informasi. Namun definisi tersebut tidak sesederhana itu. Salah satu ciri metadata adalah data tersebut harus terstruktur, sehingga lebih tepat metadata disebut sebagai data terstruktur tentang data (structured data about data).
Fungsi Metadata :
Metadata memberikan fungsi yang sama seperti katalog yaitu:
1. membuat sumberdaya bisa ditemukan dengan menggunakan kriteria yang relevan;
2. mengidentifikasi sumberdaya
3. mengelompokkan sumberdaya yang serupa
4. membedakan sumberdaya yang tak miliki kesamaan
5. memberikan informasi lokasi
Jenis Metadata :
Terdapat tiga jenis utama metadata ;
1.Metadata deskriptif menggambarkan suatu sumberdaya dalam maksud seperti penemuan dan identifikasi. Dia bisa meliputi elemen semisal judul, abstrak, pengarang, dan kata kunci.
2.Metadata struktural menunjukkan bagaimana kumpulan obyek disusun secara bersama-sama menjadi satu, semisal bagaimana halaman-halaman ditata untuk membentuk suatu bab.
3.Metadata administratif menyediakan informasi untuk membantu mengelola sumberdaya, semisal terkait kapan dan bagaimana suatu informasi diciptakan, tipe dokumen dan informasi teknis lainnya, serta siapa yang bisa mengaksesnya.
ADAPUN CONTOH METADA :
WEB CONTENT
Standar Web, atau Standarisasi Web Content, adalah resmi. Tidak ditentukan oleh satu pihak yang berwenang atau memiliki kepentingan di dalamnya. Dan spesifikasi teknis lainnya sama seperti yang dijelaskan pada aspek dari World Wide Web. Akhir-akhir ini istilah tersebut memiliki hubungan atau keterkaitan dengan trend yang menguasai satu set standarisasi yang dijabarkan dalam tutorial pembangunan website, filosofi website tersebut, juga pengembangannya (beserta metode-metodenya).
Standar web ini juga mendefinisikan Open Web Platform, untuk pengembangan aplikasi yang belum terjadi sebelumnyayang memungkinkan bagi developer untuk membangun sebuah pengalaman yang kaya dengan interaktif-nya. Ditenagai oleh penyimpanan data yang luas yang tersedia di berbagai device. Walaupun batasan-batasan dari platform tersebut selalu berubah, para pemimpin industri berbicara hampir serempak tentang bagaimana HTML5 menjadi persyaratan bagi web content untuk platform ini. Tapi kekuatan penuh dari platform ini bergantung pada banyaknya teknologi yang W3C dan partner-partnernya membuat, termasuk CSS, SVG, WOFF, Susunan Semantic Web, XML, dan API lainnya.
Standar web ini juga mendefinisikan Open Web Platform, untuk pengembangan aplikasi yang belum terjadi sebelumnyayang memungkinkan bagi developer untuk membangun sebuah pengalaman yang kaya dengan interaktif-nya. Ditenagai oleh penyimpanan data yang luas yang tersedia di berbagai device. Walaupun batasan-batasan dari platform tersebut selalu berubah, para pemimpin industri berbicara hampir serempak tentang bagaimana HTML5 menjadi persyaratan bagi web content untuk platform ini. Tapi kekuatan penuh dari platform ini bergantung pada banyaknya teknologi yang W3C dan partner-partnernya membuat, termasuk CSS, SVG, WOFF, Susunan Semantic Web, XML, dan API lainnya.
2. Standar dalam Web
Saat ini web standar terdiri dari banyaknya ketergantungan standar dan spesifikasi, beberapa diantaranya mengatur aspek dari internet. tidak hanya WWW. bahkan tidak hanya fokus kedalam web, seperti standar yang secara langsung maupun tidak langsung berdampak pada perkembangan dan pengaturan dari web site dan web servis. Pertimbangannya termasuk dari interoperabilitas, aksesibilitas, dan penggunaan dari halaman web dan website.Standar Web, dalam pegertian yang luas, adalah :
- Rekomendasi yang dipublikasikan oleh W3C (World Wide Web Consortium)
- "Living Standard" yang dibuat oleh WHATWG (Web Hypertext App Technology Working Group
- Dokumen Request for CommentAs (RFC) yang dipublikasikan oleh Internet Engineering Task Force
- Standar yang dibuat oleh International Organization for Standardization (ISO)
- Juga Standar yang dibuat oleh Ecma International (Dulunya bernama ECMA)
- The Unicode Standard and various Unicode Technical Reports (UTRs) yang dibuat oleh Unicode Consortium
- Nama dan Nomer registrasi yang di atur oleh Internet Assigned Number Authority (IANA)

Komentar
Posting Komentar